Showing posts with label Sumut. Show all posts
Showing posts with label Sumut. Show all posts

Sunday, August 10, 2014

4 Objek Wisata Terbaik di Kota Medan

Topway Solution - 4 Tempat Wisata Terbaik di Kota Medan - Medan merupakan salah satu kota terbesar di indonesia yang memiliki potensi wisata tak kalah dengan daerah lainnya dengan semakin banyak nya pengunjung datang ke kota medan membuat potensi medan semakin hebat apalagi di dukung dengan sarana dan prasarana yang menunjang kebutuhan wisatawan.

Balai Kota Lama

Oleh sebab itu kami ingin menjadi salah satu bagian dari tujuan wisata anda dengan membagikan informasi mengenai apa saja hal hal menarik di kota medan yang memang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Nah Berikut 7 Tempat Wisata Terbaik di Medan:

1. Istana Maimun Medan

Istana maimun adalah tempat pertama yang wajib dikunjungi oleh anda jika sedang liburan ke kota medan, berkunjung ke istana maimun bersama keluarga akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi anda dan keluarga di istana yang megah ini.

Istana maimun adalah peninggalan dari kerajaan deli di masa lampau sehingga kini istana ini menjadi warisan budaya di medan dari peninggalan kerajaan deli. Berkunjung ke istana maimun ini anda bisa menikmati berbagai hal seperti melihat koleksi koleksi peninggalan kerajaan deli serta biaya masuk yang juga sangat murah yang tak akan membuat kantong anda bolong meskipun membawa banyak keluarga.

2. Mesjid Raya Medan

Mesjid raya medan kini bukan hanya berstatus salah satu objek wisata yang paling populer di medan namun juga sebagai ikon kota medan, bentuk nya yang indah membuat siapa saja yang datang ke medan tidak akan melewati untuk datang ke mesjid raya ini.

3. Tjong A Fie Medan

Tjong A Fie mansion begitulah dikenal oleh warga medan dan sekitar nya, kini rumah ini menjadi salah satu tempat wisata di medan yang pernah dibangun oleh sang empu nya Tjong A Fie, disini wisatawan akan dapat menikmati kemegahan Mansion Tjong A Fie yang dikenal sebagai pengusaha yang kaya dimasa nya dulu.

Sekedar sejarah Tjong A Fie adalah pendatang dari negeri tirai bambu yang datang ke tanah medan untuk mengadu nasib, dengan usaha yang keras ia berhasil menjadi sukses dan kaya meskipun ia seorang yang kaya raya namun Tjong A Fie dikenal dermawan ia tak pernah pelit untuk memberi bantuan kepada siapa saja tanpa memandan suku dan etnis nya.

Tjong A Fie yang berasal dari keluarga miskin tahu betul bagaimana rasanya menjadi miskin di masa lalu sehingga ia dikenal sebagai orang yang dermawan dan ia pun memiliki hubungan yang sangat baik dengan sultan deli pada waktu itu.

4. Balai Kota Lama Medan

Objek wisata selanjutnya yang bisa menjadi pilihan anda selama berlibur ke medan adalah mengunjungi Balai Kota Lama, disini anda dapat menikmati keindahan arsitektur bangunan Balai Kota Lama yang bergaya eropa.

Dulu bangunan bersejarah ini dibangung oleh belanda sebagai gedung pertemuan untuk para petinggi belanda yang bertugas di medan, setelah kemunduran belanda dari indonesia gedung ini sempat akan dihancurkan oleh pemerintah jepang yang tak menginginkan adanya sisa sisa peninggalan belanda.

Nah demikianlah 4 Tempat Wisata Terbaik di Kota Medan yang bisa masuk menjadi agenda wisata anda ketika datang ke kota medan.

Saturday, January 18, 2014

Danau Toba Objek Wisata Terbaik di Sumatera Utara

Danau Toba adalah salah satu danau terluas di indonesia, luas danau toba mencapai panjang 100 km dengan lebar lebih kurang 30 km, danau toba terletak di provinsi sumatera utara indonesia, di tengah tengah danau ini terdapat pulau samosir yang juga dijadikan sebagai tujuan wisatawan yang datang ke danau toba.

danau toba image (google)
Sejarah Danau Toba

Danau toba diperkirakan meletus karena ledakan super dari sebuah gunung berapi sekitar 70.000 tahun yang lalu, dimana letusan ini menyebabkan kepunahan massal makhluk hidup, tidak saja manusia tetapi juga binatang dan hewan.

Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut. letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es.

Apa Yang Menarik di Danau Toba ?

Meskipun sejarah danau toba sedikit menyeramkan dan mungkin membuat kita sedikit merinding dengan ledakan yang menciptakan danau terbesar di asia tenggara ini, tapi tidak dengan situasi di danau toba saat ini.

Danau toba adalah salah satu objek wisata paling menarik dan paling diminati masyarakat khususnya masyarakat yang berada dekat dengan provinsi sumatera utara, berbagai wisatawan lokal paling banyak dijumpai dari sumatera barat, riau, aceh, dan daerah daerah lain di sumatera.

Namun tidak hanya wisatawan lokal, wisatawan luar daerah sumatera pun banyak dijumpai disini bahkan wisatawan mancanegara.

DI danau toba terdapat berbagai perahu wisata yang bisa anda tumpangi untuk mengelilingi danau ataupun menyebrang ke pulau samosir, yang tentunya akan menjadi pengalaman berkesan ke danau toba ini.

Bagaimana tertarik datang ke danau toba ? atau anda masih penasaran ? silahkan klik disini untuk melihat indahnya danau toba.

Thursday, November 21, 2013

Daftar Tempat Wisata di Medan Yang Paling Banyak Dikunjungi

Dalam kesempatan ini kami akan memberikan informasi seputar tempat wisata yang ada di medan, ingat ya medan bukan provinsi sumatera utara, kalo provinsi sumatera utara sudah jelas banyak, bisa bisa ane yang buat bisa menghabiskan seharian suntuk jika membuat tepat wisata yang ada di provinsi SUMUT. ehe

Ya Medan identik dengan salah satu kota terbesar di Sumatera dan bahkan medan masuk dalam salah satu kota terbesar di indonesia, Ibu kota provinsi sumatera utara ini juga emiliki tempat wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi, tapi dalam kesempatan ini kami hanya akan memberikan tempat wisata yang paling banyak dikunjungi saja di medan, ya semoga saja pilihan kami ini akan menambah minat anda berkunjung ke tempat wisata di medan seperti di bawah ini.

Berikut Daftar Tempat Wisata di Medan:

1. Mesjid Raya Medan



Yang pertama yang harus anda kunjungi jika ke medan adalah salah satu IKON kota medan yaitu mesjid raya medan, mesjid ini dibangun tahun 1906 jauh sebelum kemerdekaan indonesia, dan juga mesjid raya medan ini memiliki arsitektur yang sangat indah, yaitu memadukan gaya Arsitektur timur tengah dan juga gaya arsitektur eropa. hmmm amazing

2. Merdeka Walk



Nah kemudian ada merdeka walk sob, jika lho saat ini berkunjung ke medan atau berencana ke medan pastikan merdeka walk masuk dalam catatan agenda yang harus ditempuh soalnya ni ya, di merdeka walk ini bisa dikatakan sebagai tanah abang nya jakarta.

Loh kok tanah abang jakarta ? ya soalnya merdeka walk ini tak pernah tidur alias selalu ramai dikunjungi setiap malam, dan juga di merdeka walk ini sangat cocok buat nongkrong kaula muda mudi yah buat nongkrong lo sama teman teman. ehehe

Oh ya disini juga tersedia berbagai tempat hiburan dan merdeka walk juga dikenal sebagai pusat pertunjukan, hmm pas banget buat lho guyss..

3. Istana Maimun Medan



Nah objek wisata yang ke 3 yang wajib lho samperin di medan adalah istana maimun, nah jika lho tidak sempat mengunjungi salah satu ikon medan ini sangat rugi, soalnya tempat wisata yang satu ini memiliki ciri khas yang unik.

Istana maimun ini memiliki ciri khas arsitektur eropa, dan dibangun oleh sultan deli yang bernama makmun al rasyid perkasa pada tahun 1888, wow lama banget. Nah sebelum memutuskan untuk meninggalkan medan tidak ada salahnya mengabdikan foto anda di istana maimun bukan ?

4. Objek Wisata Bukit Gundaling Medan



Objek wisata yang terakhir yang sangat sayang untuk di lewatkan adalah objek wisata bukit gundaling di medan, objek wisata ini sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan setiap harinya, baik wisatawan lokal maupun luar daerah.

Objek wisata ini terletak di pinggiran kota brastagi yang berjarak kira kira 50 km dari pusat kota medan atau sekitar 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.

Banyak hal yang bisa dinikmati di objek wisata bukit gundaling ini, mulai dari melihat matahari terbit (sunrise) sampai dengan melihat matahari terbenam (sunset) jadi gak perlu jauh jauh ke pantai sanur atau kuta di bali jika hanya melihat keindahan matahari terbit dan terbenam. Cukup mengunjungi medan dan melihat keindahan alam dari ketinggian bukit gundaling.

Bagaimana tertarik dengan pesona wisata yang ada di medan ?  jika anda tertarik kapan anda akan mengunjungi medan?

Nah sekian informasi yang bisa kami sampaikan semoga artikel ini ada manfaatnya bagi anda dan bagi kita semua, lebih dan kurang kamo mohon maaf dan akhirnya kami ucapkan terima kasih.

Jika anda ingin menyampaikan pendapat anda sendiri, silahkan berkomentar di kolom komentar di bawah.


Tuesday, February 19, 2013

Selayang Pandang : Tentang Sumut

SUMUT EXPOSE - Selayang Pandang : Tentang Sumut. Sumatera Utara adalah sebuah provinsi yang terletak di Pulau Sumatera, Indonesia dan beribukota di Medan.

Sejarah Sumatera Utara
Pada jaman pemerintahan Belanda, Sumatera Utara merupakan suatu pemerintahan yang bernama Gouvernement Van Sumatera yang meliputi seluruh Sumatera yang di kepalai oleh seorang Gubernur berkedudukan di Medan.

Selayang Pandang : Tentang Sumut
Sumatera Utara terdiri dari daerah-daerah administratif yang dinamakan keresidenan. Pada Sidang I Komite Nasional Daerah (KND) Provinsi Sumatera diputuskan untuk dibagi menjadi 3 sub Provinsi yaitu sub Provinsi Sumatera Utara (yang terdiri dari Keresidenan Aceh, Keresidenan Sumatera Timur dan Keresidenan Tapanuli), sub Provinsi Sumatera Tengah dan sub Provinsi Sumatera Selatan.

Melalui Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1948 tanggal 15 April 1948 pemerintah menetapkan Sumatera menjadi 3 Provinsi yang masing-masing berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri yaitu Sumatera Utara, Sumatera Tengah dan Provinsi Sumatera Selatan dan pada tanggal 15 selanjutnya ditetapkan menjadi hari jadi Provinsi Sumatera Utara.

Awal tahun 1949 diadakan reorganisasi pemerintahan di Sumatera. Dengan keputusan Pemerintah Darurat RI tanggal 17 Mei 1949 Nomor 22/Pem/PDRI jabatan Gubernur Sumatera Utara ditiadakan, selanjutnya dengan ketetapan Pemerintah Darurat RI tanggal 17 Desember 1949 dibentuk Provinsi Aceh dan Provinsi Tapanuli/Sumatera Timur yang kemudian dengan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1950 tanggal 14 Agustus 1950, ketetapan ini dicabut dan kembali dibentuk Provinsi Sumatera Utara.

Tanggal 7 Desember 1956 diundangkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Provinsi Aceh dan perubahan peraturan pembentukan Provinsi Sumatera Utara yang intinya Provinsi Sumatera Utara wilayahnya dikurangi dengan bagian-bagian yang terbentuk sebagai Daerah Otonomi Provinsi Aceh.

Letak Geografis
Propinsi Sumatera Utara terletak pada 1° - 4° Lintang Utara dan 98° - 100° Bujur Timur, yang pada tahun 2011 memiliki 25 Kabupaten dan 8 kota, dan terdiri dari 325 kecamatan, secara keseluruhan Provinsi Sumatera Utara mempunyai 5.456 desa dan kelurahan.

Luas daratan Propinsi Sumatera Utara 72.981,23 km2, Sumatera Utara tersohor karena luas perkebunannya, hingga kini, perkebunan tetap menjadi primadona perekonomian provinsi. Perkebunan tersebut dikelola oleh perusahaan swasta maupun negara. Sumatera Utara menghasilkan karet, coklat, teh, kelapa sawit, kopi, cengkeh, kelapa, kayu manis, dan tembakau. Perkebunan tersebut tersebar di Deli Serdang, Langkat, Simalungun, Asahan, Labuhan Batu, dan Tapanuli Selatan.

Komoditas tersebut telah diekspor ke berbagai negara dan memberikan sumbangan devisa yang sangat besar bagi Indonesia. Selain komoditas perkebunan, Sumatera Utara juga dikenal sebagai penghasil komoditas holtikultura (sayur-mayur dan buah-buahan); misalnya Jeruk Medan, Jambu Deli, Sayur Kol, Tomat, Kentang, dan Wortel yang dihasilkan oleh Kabupaten Karo, Simalungun dan Tapanuli Utara. Produk holtikultura tersebut telah diekspor ke Malaysia dan Singapura.

Pemerintah Propinsi (Pemprop) Sumatera Utara juga sudah membangun berbagai prasarana dan infrastruktur untuk memperlancar perdagangan baik antar kabupaten di Sumatera Utara maupun antara Sumatera Utara dengan provinsi lainnya. Sektor swasta juga terlibat dengan mendirikan berbagai properti untuk perdagangan, perkantoran, hotel dan lain-lain. Tentu saja sektor lain, seperti koperasi, pertambangan dan energi, industri, pariwisata, pos dan telekomunikasi, transmigrasi, dan sektor sosial kemasyarakatan juga ikut dikembangkan. Untuk memudahkan koordinasi pembangunan, maka Sumatera Utara dibagi kedalam empat wilayah Pembangunan.

Sumatera Utara merupakan propinsi yang keempat terbesar jumlah penduduknya di Indonesia setelah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Menurut hasil pencacahan lengkap Sensus Penduduk (SP) 1990 penduduk Sumatera Utara pada tanggal 31 Oktober 1990 (hari sensus) berjumlah 10,81 juta jiwa, dan pada tahun 2002, jumlah penduduk Sumatera Utara diperkirakan sebesar 11,85 juta jiwa. Kepadatan penduduk Sumatera Utara tahun 1990 adalah 143 jiwa per km2 dan tahun 2002 meningkat menjadi 165 jiwa per km2, sedangkan laju pertumbuhan penduduk Sumatera Utara selama kurun waktu tahun 1990-2000 adalah 1,20 persen per tahun.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Sumatera Utara setiap tahunnya tampak berfluktuasi. Pada tahun 2000. TPAK di daerah ini sebesar 57,34 persen, tahun 2001 naik menjadi 57,70 persen, tahun 2002 naik lagi menjadi 69,45 persen.

Flora Dan Fauna
Anggrek Tien Soeharto (Cymbidium Hartinahianum)

Anggrek Tien Soeharto (Cymbidium Hartinahianum)

Salah satu jenis tumbuhan (jenis anggrek) yang endemik atau yang hanya tumbuh di Sumatera Utara. Yaitu Anggrek Tien Soeharto atau sering juga disebut dengan Anggrek Hartinah (Cymbidium Hartinahianum). Habitatnya ditemukan di Desa Baniara Tele Kecamatan Harian Kabupaten Tapanuli Utara (berbatasan dengan Kabupaten Dairi). Lokasi dapat dicapai dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum dari kota Medan melalui kota Sidikalang (ibukota Kabupaten Dairi) sejauh 400 km selama lebih kurang 5 jam perjalanan.

Anggrek ini pertama kali ditemukan oleh Rusdi E Nasution, seorang peneliti dari Herbarium LBN/LIPI Bogor pada tahun 1976. Ketika itu anggrek ini tidak ditemukan dalam berbagai pusta maupun dalam koleksi. Kemudian oleh peneliti tersebut bersama peneliti lainnya J.B. Comber memberi nama ilmiah Cymbidium Hartinahianum yang juga berarti anggrek Tien Soeharto pada hasil temuannya. Penabalan ini Ibu Negara pada jenis anggrek ini merupakan penghargaan atas jasa-jasanya dalam rangka pengembangan dunia peranggrekan di Indonesia.

Bunga Bangkai (Amorphophallus Titanum)

Bunga Bangkai (Amorphophallus Titanum)

Bunga Bangkai (Amorphophallus Titanum) ini tumbuh di Kawasan Taman Wisata/Cagar Alam Sibolangit. Bunga ini memberi pesona tersendiri karena disamping keindahan juga pertumbuhannya yang tinggi dan besar. Itulah sebabnya disebut juga dengan Suweg Raksasa. Bunga yang tumbuh 1995, tingginya mencapai 210 cm. Sedangkan sebelumnya tahun 1989 tingginya mencapai 150 cm. Dan diprediksi akan tumbuh lagi pada tahun 2000 di Taman Wisata Sibolangit.

Bungan Bangkai (Amorphophallus Titanum) pertama kali ditemukan di Sibolangit pada tahun 1920-an. Adapun penemu pertama jenis bunga ini adalah Odoardo Beccari seorang pakar botani berkebangsaan Italia. Ketika itu, tahun 1878, dalam perjalanannya di Kepahiang – Rejang Lebong (Bengkulu) ia menemukan tumbuhan bunga bangkai. Kemudian oleh rekannya Prof. Giovanni Arcaneli dari Turki, diberi nama ilmiah Amorphophallus Titanum terhadap hasil temuan Beccari tersebut. Sejak itu dunia botani mengenal bunga bangkai dengan nama Amorpophallus Titanum Beccari.

Bunga Kenanga (Cananga Odorata)

Bunga Kenanga (Cananga Odorata)

Bunga Kenanga (Cananga Odorata) merupakan tanaman asli Indonesia. Tanaman ini satu suku dengan sirsak dan srikaya, suku Annonaceae. Ditinjau dari sosok tanamannya, Bunga Kenanga ini dibedakan atas 2 jenis, yaitu : jenis pohon dan jenis perdu. Akan tetapi, keduanya termasuk dalam spesies yang sama. Tanaman Kenanga yang berbentuk pohon tingginya bisa mencapai 20-30 meter. Sedangkan yang berbentuk perdu tingginya hanya mencapai 1-3 meter. Kenanga merupakan tanaman yang berpotensi cukup tinggi.

Secara tradisional bunganya berfungsi sebagi bunga tabur dipemakaman, campuran bunga rampai atau sebagai hiasan sanggul wanita. Bunga Kenanga juga dapat mendatangkan devisa, dari bunganya yang wangi terkandung minyak atsiri. Selain itu bagian batangnya mempunyai nilai ekonomi pula, kayunya yang ukuran besar dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai perkakas rumah tangga, peti dan sebagainya.

Daun Pisang (Johannestijsmania Altifrons)

Daun Pisang (Johannestijsmania Altifrons)

Daun Sang Pertama kali ditemukan oleh Propesor Teijsman seorang ahli botani dari Belanda. Menurut IUCN jenis tumbuhan ini telah masuk dalam Red Data Book sebagai jenis yang terancam punah.

Beo Nias (Gracula Religiosa Robusta)
Salah satu jenis burung yang berasal dari Sumatera Utara dan banyak diminati oleh masyarakat adalah burung beo. Burung beo banyak dipelihara sebagai burung kesayangan karena kepandainnya bisa menirukan suara manusia. Diantara beberapa jenis beo yang ada, Beo Nias (Gracula Religiosa Robusta) termasuk yang paling populer dan banyak diminati penggemarnya.

Beo Nias (Gracula Religiosa Robusta)

Beo Nias merupakan jenis beo yang endemik di Sumatera Utara. Burung beo ini habitatnya dijumpai di Kabupaten Nias. Untuk mencapai lokasi ini ditempuh dengan cara :

Mengendarai kendaraan pribadi atau kendaraan umum dari Medan sampai ke pelabuhan laut Sibolga waktu tempuh lebih kurang 8 jam. Dari pelabuhan ini dengan menggunakan kapal fery melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Gunung Sitoli 12 jam.

Menggunakan pesawat terbang melalui bandara Polonia Medan dengan waktu 1 jam. Hanya saja frekwensi penerbangan terbatas.

Karena kepandaiannya mengeluarkan bunyi serta meniru pembicaraan orang menyebabkan burung Beo Nias ini menjadi primadona . Namun banyak juga orang tertipu disebabkan tidak dapat membedakan antara jenis Beo Biasa dengan Beo Nias . Sepintas lalu antara keduanya hampir tidak ada perbedaan termasuk kemampuan berbicara meniru omongan orang. Tetapi kalau diamati lebih mendalam ternyata keduanya dapat dibedakan, yaitu pada ukuran badannya dimana Beo Nias lebih besar dari pada beo biasa serta sepasang gelambir cuping telinga berwarna kuning pada Beo Nias yang menyatu sedangkan beo biasa terpisah (tidak menyatu).

Tidak dapat dipungkiri, bahwa potensi yang dimiliki Beo Nias ini menyebabkan menjadi sasaran perburuan para penggemar burung. Tindakan tersebut, termasuk memperdagangkannya jelas merupakan perbuatan yang salah, karena ini akan berdampak terhadap penurunan populainya di habitat asli.

Untuk itulah, pada tahun 1970 Menteri Pertanian melalui Surat Keputusannya No. 421/Kpts/Um/8/1970 telah menetapkan Burung Beo Nias sebagai salah satu satwa yang dilindungi. Dengan demikian diharapkan adanya kesadaran seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mempertahankan kelestariannya di alam bebas. Disamping perlu adanya upaya penangkapannya, untuk mempertahankan kelestariannya.

Seni dan Budaya
Bahasa
Pada dasarnya, bahasa yang dipergunakan secara luas adalah Bahasa Indonesia. Suku Melayu Deli mayoritas menuturkan Bahasa Indonesia karena kedekatannya dengan Bahasa Melayu yang menjadi bahasa ibu masyarakat Deli. Pesisir timur seperi wilayah Serdang Bedagai, Pangkalan Dodek, Batubara, Asahan, dan Tanjung Balai, memakai Bahasa Melayu dialek "o" begitu juga di Labuhan Batu dengan sedikit perbedaan ragam. Di Kabupaten Langkat masih menggunakan bahasa Melayu dialek "e" yang sering juga disebut bahasa Maya-maya. Mayarakat Jawa di daerah perkebunan, menuturkan Bahasa Jawa sebagai pengantar sehari-hari.

Di kawasan perkotaan, orang Tionghoa lazim menuturkan Bahasa Hokkian selain bahasa Indonesia. Di pegunungan, masyarakat Batak menuturkan Bahasa Batak yang terbagi atas empat logat (Silindung-Samosir-Humbang-Toba). Bahasa Nias dituturkan di Kepulauan Nias oleh suku Nias. Sedangkan orang-orang di pesisir barat, seperti Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Mandailing Natal menggunakan Bahasa Minangkabau.

Musik
Musik yang biasa dimainkan,cenderung tergantung dengan upacara-upacara adat yang diadakan, tetapi lebih dominan dengan genderangnya. Seperti pada Etnis Pesisir terdapat serangkaian alat musik yang dinamakan Sikambang.

Arsitektur
Dalam bidang seni rupa yang menonjol adalah arsitektur rumah adat yang merupakan perpaduan dari hasil seni pahat dan seni ukir serta hasil seni kerajinan. Arsitektur rumah adat terdapat dalam berbagai bentuk ornamen.Pada umumnya bentuk bangunan rumah adat pada kelompok adat batak melambangkan "kerbau berdiri tegak". Hal ini lebih jelas lagi dengan menghias pucuk atap dengan kepala kerbau.

Rumah adat etnis Batak, Ruma Batak, berdiri kokoh dan megah serta masih banyak ditemui di Samosir.
Rumah adat Karo kelihatan besar dan lebih tinggi dibandingkan dengan rumah adat lainnya. Atapnya terbuat dari ijuk dan biasanya ditambah dengan atap-atap yang lebih kecil berbentuk segitiga yang disebut "ayo-ayo rumah" dan "tersek". Dengan atap menjulang berlapis-lapis itu rumah Karo memiliki bentuk khas dibanding dengan rumah tradisional lainnya yang hanya memiliki satu lapis atap di Sumatera Utara.

Bentuk rumah adat di daerah Simalungun cukup memikat. Kompleks rumah adat di desa Pematang Purba terdiri dari beberapa bangunan yaitu rumah bolon, balai bolon, jemur, pantangan balai butuh, dan lesung.
Bangunan khas Mandailing yang menonjol disebut "Bagas Gadang" (rumah Namora Natoras) dan "Sopo Godang" (balai musyawarah adat).

Rumah adat di pesisir barat kelihatan lebih megah dan lebih indah dibandingkan dengan rumah adat lainnya. Rumah adat ini masih berdiri kokoh di halaman Gedung Nasional Sibolga.

Tarian
Perbendaharaan seni tari tradisional meliputi berbagai jenis. Ada yang bersifat magis, berupa tarian sakral, dan ada yang bersifat hiburan saja yang berupa tari profan. Di samping tari adat yang merupakan bagian dari upacara adat, tari sakral biasanya ditarikan oleh dayu-datu. Termasuk jenis tari ini adalah tari guru dan tari tungkat. Datu menarikannya sambil mengayunkan tongkat sakti yang disebut Tunggal Panaluan.

Selayang Pandang : Tentang Sumut
Perempuan Batak Manortor - Foto : Becak Siantar

Tari profan biasanya ialah tari pergaulan muda-mudi yang ditarikan pada pesta gembira. Tortor ada yang ditarikan saat acara perkawinan. Biasanya ditarikan oleh para hadirin termasuk pengantin dan juga para muda-mudi. Tari muda-mudi ini, misalnya morah-morah, parakut, sipajok, patam-patam sering dan kebangkiung. Tari magis misalnya tari tortor nasiaran, tortor tunggal panaluan. Tarian magis ini biasanya dilakukan dengan penuh kekhusukan.

Selain tarian Batak terdapat pula tarian Melayu seperti Serampang XII.

Kerajinan
Selain arsitektur,tenunan merupakan seni kerajinan yang menarik dari suku Batak. Contoh tenunan ini adalah kain ulos dan kain songket. Ulos merupakan kain adat Batak yang digunakan dalam upacara-upacara perkawinan, kematian, mendirikan rumah, kesenian,dsb. Bahan kain ulos terbuat dari benang kapas atau rami. Warna ulos biasanya adalah hitam, putih, dan merah yang mempunyai makna tertentu. Sedangkan warna lain merupakan lambang dari variasi kehidupan.

Pada suku Pakpak ada tenunan yang dikenal dengan nama oles. Bisanya warna dasar oles adalah hitam kecokelatan atau putih.

Pada suku Karo ada tenunan yang dikenal dengan nama uis. Bisanya warna dasar uis adalah biru tua dan kemerahan.

Pada masyarakat pesisir barat ada tenunan yang dikenal dengan nama Songket Barus. Biasanya warna dasar kerajinan ini adalah Merah Tua atau Kuning Emas.

Makanan khas
Makanan Khas di Sumatera Utara sangat bervariasi, tergantung dari daerah tersebut. Saksang dan Babi panggang sangat familiar untuk mereka yang melaksanakan pesta maupun masakan rumah. Misalkan seperti didaerah Pakpak Dairi, Pelleng adalah makanan khas dengan bumbu yang sangat pedas.

Di tanah Batak sendiri ada dengke naniarsik yang merupakan ikan yang digulai tanpa menggunakan kelapa. Untuk cita rasa, tanah Batak adalah surga bagi pecinta makanan santan dan pedas. Pasituak Natonggi atau uang beli nira yang manis adalah istilah yang sangat akrab disana, menggambarkan betapa dekatnya tuak atau nira dengan kehidupan mereka.

Wisata
Sumatera Utara memiliki tempat-tempat wisata. Selanjutnya nanti akan SUMUT EXPOSE paparkan lebih dalam atau Klik Disini lebih lengkapanya.

Referensi :
1. Situs Resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara : http://www.sumutprov.go.id
2. Wikipedia Indonesia : http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Utara
3. Becak Siantar : http://becasiantar.blogspot.com